PALOPO – Di tengah stigma bahwa perempuan harus “diam di rumah” dan sukses harus punya gelar tinggi, seorang perempuan asal Kota Palopo, Sulawesi Selatan, justru memilih jalan berbeda. Namanya *Neti*. Sosoknya sederhana, santai, bersahaja. Tapi semangat dan kerja kerasnya jauh dari kata biasa.
Neti adalah bukti nyata bahwa pendidikan formal yang tidak tinggi bukanlah tembok penghalang untuk berhasil. Dengan disiplin, komitmen, dan hati yang mau membantu sesama, ia berhasil membangun usahanya dan menjadi inspirasi banyak perempuan
#### *Mulai dari Nol, Tanpa Banyak Cerita*
Berbeda dengan banyak pengusaha yang memulai dengan modal besar atau relasi luas, Neti memulai segalanya dari titik nol. Ia tidak berlatar belakang pendidikan tinggi. Tapi ia punya satu hal yang tidak diajarkan di bangku kuliah: *mental pejuang*.
“Beliau orangnya santai, tidak banyak bicara. Tapi kalau sudah kerja, luar biasa gigihnya,” ujar salah satu rekan usahanya.
Sikap bersahaja itu justru menjadi kekuatannya. Neti tidak silau dengan gaya hidup. Fokusnya satu: bagaimana bisnisnya bisa jalan, berkembang, dan memberi manfaat ke orang lain.
#### *Kunci Sukses: Disiplin dan Bantu Orang*
Kalau ditanya apa resep Neti bisa bertahan dan maju, jawabannya cuma dua kata: *Disiplin dan Peduli*.
Dalam menjalankan bisnisnya, Neti dikenal sangat disiplin waktu, disiplin kualitas, dan disiplin melayani pelanggan. Tidak ada istilah “nanti-nanti” kalau sudah janji ke orang.
Yang bikin beda, Neti tidak menjalankan bisnis hanya untuk dirinya sendiri. Ia aktif membantu orang di sekitarnya. Mulai dari memberi pekerjaan, membimbing, sampai berbagi ilmu usaha ke ibu-ibu lain di Palopo.
“Bisnis itu bukan cuma soal untung. Kalau kita bantu orang, insya Allah rezeki kita juga dibukakan jalan,” kata Neti dengan logat Palopo yang khas.
Filosofi inilah yang membuat usahanya terus bertumbuh dan mendapat kepercayaan dari banyak pihak.
#### *Mematahkan Mitos: Wanita = Halangan?*
Kisah Neti menjadi tamparan halus bagi mereka yang masih menganggap perempuan tidak bisa sukses di dunia bisnis.
Ia membuktikan bahwa menjadi wanita bukanlah halangan. Justru, kegigihan, ketelitian, dan empati yang sering dimiliki perempuan menjadi modal besar dalam membangun usaha yang berjangka panjang.
Neti kini menjadi salah satu contoh pengusaha wanita lokal yang patut dibanggakan. Tanpa sorotan media besar, tanpa heboh di media sosial, ia diam-diam bekerja dan memberi dampak nyata di kotanya.
#### *Pesan untuk Perempuan Muda Palopo*
Di akhir obrolan, Neti menitipkan pesan sederhana tapi dalam maknanya:
> “Jangan pernah malu karena sekolahmu tidak tinggi. Jangan pernah bilang ‘saya perempuan, tidak bisa’. Kalau mau usaha, kerja keras, disiplin, dan bantu orang lain, pasti ada jalannya. Tuhan tidak tidur.”
Kisah Neti adalah pengingat bahwa kesuksesan tidak selalu datang dari gelar atau modal besar. Kadang, ia lahir dari keberanian seorang perempuan bersahaja yang tidak pernah berhenti mencoba.