Komisi I dan Komisi III DPRD Pasangkayu Gelar Rapat Kerja




Suarindonesianews. Com, Pasangkayu-Dalam rangka fungsi pengawasan DPRD terhadap program kegiatan pemerintah kabupaten Pasangkayu terkait  rencana program kerja pemerintah daerah kabupaten Pasangkayu tahun anggaran 2026, Komisi I dan komisi III DPRD Pasangkayu melaksanakan rapat kerja bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pembahasan rencana program kerja pemerintah daerah tahun anggaran 2026. diruang Aspirasi, 13 Januari 2026.

Rapat kerja dipimpin Wakil Ketua Komisi III, Amries Amier, SH didampingi Ketua Komisi I, Muslihat Kamaluddin, S.Sos., M.A.P. Ersad (anggota Komisi I), Ilham (anggota Komisi I), Asriani, S.A.P (anggota Komisi III) dan Darsia Iwan (anggota Komisi III). 

Dihadiri Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Arhamuddin bersama staf, kepala dinas Satuan Polisi Pamong Praja, Nurdin bersama staf serta sekretaris dinas Pekerjaan Umum Penataan Umum Sri Irda Ayu, SE., M.A.P bersama staf.


Amries Amier selaku pimpinan rapat menyampaikan ucapan terima kasih kepada kepala dinas, kepala Badan yang telah memenuhi undangan kami, dalam rangka fungsi pengawasan terhadap kegiatan yang akan dilaksanakan oleh masing-masing organisasi perangkat daerah pada tahun anggaran 2026, serta dalam pembahasan rapat kerja ini diharapkan agar OPD dapat menjelaskan apa saja menjadi prioritas pembangunan yang akan dikerjakan. 


Sementara itu ketua komisi I DPRD Pasangkayu, Muslihat Kamaluddin mempertanyakan sekaitan dengan program kerja masing-masing OPD, terutama langkah apa yang sudah dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah berkaitan dengan banjir diwilayah Pasangkayu.

Dan kepada Satuan Polisi Pamong Praja terhadap tindakan yang dilakukan dengan maraknya pedagang yang ada di Pasangkayu, baik pedagang ikan, ayam dan pedagang sayuran yang tidak menempati pasar smart yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Arhamuddin dalam penjelasannya menyampaikan bahwa dalam rangka penanganan banjir yang sering melanda pasangkayu setiap tahunnnya, BPBD Pasangkayu bersama OPD  terkait, TNI serta masyarakat melakukan kerja bakti di wilayah rawan banjir seperti membersihkan drainase di beberapa titik ruas yang tergenang air.

Kaban Arham mengatakan dalam hal jalur evakuasi terhadap adanya bencana seperti banjir, longsor, titik kumpulnya berada di dua titik yaitu  Stadion Ambo Djiwa dan Rumah Sakit Ako, hal ini telah disosialisasikan melalui media sosial, instagram dalam bentuk vidio pendek. Terhadap jalur evakuasi tersebut Arham mengakui baru kelurahan Pasangkayu dan desa ako yang ada, sementara desa lain belum ada. 

Olehnya itu, ke depan BPBD pasangkayu  mendorong adanya Desa Tangguh Bencana yang merupakan bagian program kerja yang akan dikerjakan, jalur-jalur evakuasi sehingga melatih skil masyarakat bisa mandiri menyelamatkan dirinya sebelum BPBD tiba.

Lanjut Kaban menjelaskan langkah dilakukan akan berkolaborasi dengan pihak swasta perusahaan  (Astra) untuk melakukan intrervensi, mudah-mudahan ini ada tindaklanjutnya, mengingat pihak Astra saat menangani titik banjir, Arham menawarkan konsep bagaimana berkolaborasi dalam penanganan bencana, dan pihak Astra  bersedia untuk itu, pihak BPBD siap memaparkan konsep tersebut. Dia berharap ke depan bahwa kolaborasi ini berkelanjutan termasuk DPRD bersama-sama mendiskusikan ini, supaya CSL perusahaan betul-betul terlihat oleh kita. Jelas Arham. 


Sementara itu, terkait penertiban pedangan, kepala satpol PP Nurdin menjelaskan selalu mekukan sosialisasi, teguran maupun penertiban, namun kenyataannya masih saja selalu ada, ini butuh kolaborasi semua pihak seperti apa, ketika sudah dilakukan penertiban tidak lagi ada. Kalau Satpol PP sudah melakukan penertiban beberapa hari kemudian kembali lagi ketempat semula, karna menurut informasi mereka ini punya bekingan, ini yang menjadi kendala, beban. 

Untuk itu, kami berharap masukan dari DPRD solusi apa yang terbaik, agar pedagang-pedagang ini, dapat menempati pasar smart yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah supaya terlihat ramai, mengingat pasar tersebut sangat sepi dari penjual maupun pembeli, ungkap Nurdin. (ns)

ADVERTORIAL
Previous Post Next Post
Premium By Raushan Design With Shroff Templates